KEBERAGAMAN KOMUNIKASI


KEBERAGAMAN KOMUNIKASI

Pendahuluan
Assalamualaikum Wr.Wb, saya Ade Rama, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang keberagaman komunikasi. Tanpa basa basi, kita langsung ke pembahasan. Let’s go!

A.    Macam Komunikasi

1.      Komunikasi Audio.

  • Komunikasi audio adalah bentuk komunikasi yang dilakukan dan terjadi melalui media audioKomunikasi itu sendiri didefinisikan sebagai "suatu proses seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat yang menciptakan juga menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain".
  • Macam-macam audio
  1. Audio visual Perangkat soundsistem yang dilengkapi dengan penampilan gambar, biasanya digunakan untuk presentasi, home theater, dan sebagainya.
  2. Audio Streaming istilah yang dipergunakan untuk mendengarkan siaran secara live melalui Internet. Berbeda dengan cara lain, yakni mendownload file dan menjalankannya di komputer kita bila download-nya sudah selesai, dengan streaming kita dapat mendengarnya langsung tanpa perlu mendownload file-nya sekaligus. Ada bermacam-macam audio streaming, misalnya Winamp (mp3), RealAudio (ram) dan liquid radio.
  3. Audio response Suara yang dihasilkan oleh komputer.Output pembicaraan yang dihasilkan komputer untuk menanggapi input jenis khusus, misalnya permintaan nomor telepon. 
  4. Audio Oscillator Merupakan produk dari perusahaan Hewlett Packard yang pertama. Produk ini digunakan oleh Walt Disney Studios dalam pembuatan filmnya yang berjudul Fantasia.
  5. Audio Modem Riser Sebuah kartu plug-in untuk motherboard Intel yang memuat sirkuit audio dan atau sirkuit modem. AMR memuat fungsi-fungsi analog (kode-kode) yang dipelukan untuk operasi modem dan atau audio. 
  • Perangkat Audio
  1. Audio CODEC : melakukan fungsi kompresi sinyal audio untuk penghematan bandwidth 
  2. Audio Controller : melakukan fungsi kontrol terhadap pengaruh akustik yang tidak dikehendaki dari speaker terhadap mikropon seperti suara mencuit, echo dan lain-lain. 
  3. Mikropon & Speaker : merupakan perangkat input/output dalam sistem audio



2.      Komunikasi Video
    Komunikasi Video adalah sebuah alat komunikasi yang dapat ditangkap melalui visual atau penglihatan atau singkatnya adalah sebuah alat komunikasi yang dapat dilihat oleh mata manusia, komunikasi ini memungkinkan beberapa orang untuk bertemu pada saat yang sama tanpa memperdulikan tempat dan waktu.

  • Macam-macam Video
  1. Video IP Adalah video yang dilewatkan melalui IP. Terdapat tiga kategori video pada saat mereka dipancarkan pada publik baik melewati satelit, melalui kabel, dan melalui IP atau format radio analog. 
  •  Kategori pertama adalah memancarkan video dari satu sumber ke berbagai tujuan. Pemancaran seperti ini terjadwal, sedangkan pemancaran lewat IP multicast kepada pengguna jaringan bisa secara langsung atau rekaman.
  • Kategori kedua adalah video berdasarkan permintaan, jadi hanya satu pengguna yang ingin melihat transmisi file video yang disimpan dalam IP unicast. Video ini sebelumnya direkam dan disimpan di server. 
  • Kategori ke tiga adalah sebuah konferensi video interaktif yang bisa berlangsung antara 2 atau lebih pengguna. Ini adalah tipe video paling kompleks, dan dibutuhkan baik transmisi IP unicast bahkan di beberapa kasus multicast tergantung skenarionya masing-masing.
2. Videotex Istilah yang dibuat ITU untuk menjelaskan peralatan TV yang digunakan untuk  menampilkan data berbasis komputer, baik dikirimkan lewat telepon atau lewat kanal pemancar.

3. Video Out Fitur pada perangkat keras yang bisa menghubungkan kamera ke video in port pada televisi atau monitor dan menampilkan citra digital di layar video. 

4. Video RAM Disingkat dengan VRAM. Tipe spesial dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional. 

5. Videotext Suatu kemampuan untuk mengirimkan mentransmisikan secara dua arah dari suatu gambar dan suara. 

  • Perangkat Video
  1. Video CODEC : melakukan fungsi kompresi sinyal video untuk penghematan bandwidth.
  2. Video Controller : melakukan kontrol seleksi (memilih) kamera yang ditayangkan. 
  3. Camera & monitor : merupakan perangkat input/output dalam sistem video .



3.      Komunikasi Audio Video.
·    Komunikasi audio video adalah ilmu yang mengembangkan bentuk bahasa komunikasi video berupa pengolahan-pengolahan pesan-pesan untuk tujuan sosial atau komersial, dari individu atau kelompok yang ditujukan kepada individu atau kelompok lainnya.


  • Contoh komunikasi audio video
  1. Film Film atau gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame dimana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga pada layar terlihat gambar itu hidup.
  2. Video Video sebagai media audio visual yang menampilkan gerak, semakin lama semakin populer dalam masyarakat kita. Pesan yang disajikan dapat bersifat fakta (kejadian/ peristiwa penting, berita), maupun fiktif (seperti misalnya cerita), bisa bersifat informatif, edukatif maupun intruksional.
  3. Televisi (TV) Televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel dan ruang.
  • Ciri-ciri komunikasi audio video
  1. Biasanya bersifat linier.
  2. Biasanya menyajikan visual yang dinamis.
  3. Digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatnya. 
  4. Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak.


4.      Komunikasi Data.


Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih alat (bahasa Inggris: device) (seperti komputer / laptop / telepon genggam / printer / dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, sepeti internet.
  • Komponen komunikasi data


  1.  Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data, berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
  2. Penerima, adalah piranti yang menerima data, juga bisa berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis. 
  3.  Pesan / Data, adalah informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya. 
  4. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bias berupa kabel, cahaya maupun gelombang magnetik. 
  5.  Protokol, adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream).
  6. Destination (Tujuan) : Menangkap data yang dihasilkan oleh receive.    


  • Elemen komunikasi data


  1. Source (sumber : Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan, contoh : PC (Personal Computer) 
  2. Transmitter (Pengirim) : Data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter menyalurkan, mengkonversi dan menandai informasi sehingga dapat ditransmisikan melewati sistem transmisi. Contoh : modem, tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sudah dipersiapkan (Mis : PC) dan mentransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat melintasi melalui jaringan telepon.
  3. Transmission System (Sistem Transmisi) : Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission line) atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan antara sumber dengan destination (tujuan) 
  4. Receiver (Penerima) : Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya kedalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. ( contoh : sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan/ jalur 
  5. Memberikan informasi/ data terbaru (up-todate).
  6. Memungkinkan orang yang berada pada lokasi geografis berbeda dapat saling berkomunikasi.



  • Media Transmisi Komunikasi Data
a. Media yang terpandu
  • Kabel Twisted Pair: Kabel berpasangan, ada yang pasangan tunggal dan banyak pasangan.
  • Kabel Coaxial: Kabel yang terdiri dari 2 konduktor: 1 konduktoor didalam, 1 konduktor diluar melingkupi yang di dalam. Kedua dipisahkan oleh isolator, dan terbungkus karet pembungkus. 
  • Optical fiber: Kabel yang terbuat dari kaca yang menyalurkan cahaya sebagai pembawa sinyal. 
b. Media yang tidak terpandu
  • Wireless: Media pengiriman data menggunakan medium udara sebagai media penyaluran sinyal elektromagnetik. 


B.     Model Komunikasi
Ada 3 model komunikasi berdasarkan tipe channel transisi, yaitu tipe transmisi satu arah (Simplex atau one way transmission), transmisi dua arah bergantian (Half duplex atau either way transmission), dan transmisi dua arah serentak (Full duplex atau both way transmission).

1.      Simplex
Tipe channel ini hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk satu arah saja, tidak bolak balik. Misalnya siaran radio atau televisi, yaitu signal yang dikirimkan dari stasiun pemancar hanya dapat diterima oleh pesawat penangkap siaran, tetapi pesawat penangkap siaran tidak dapat mengirimkan infomasi balik ke stasiun pemancar.

2.     Half Duplex
Half Duplex atau Either Way Transmission biasa disingkat HDX, dalam tipe channel transmisi ini informasi data dapat dikirim dan diterima namun tidak secara serentak (bergantian). Artinya bila satu mengirimkan maka yang lainnya menerima dan sebaliknya. Radio CB Walkie-talkie merupakan contoh dari two-way transmission, dengan radio CB Walkie-talkie kita dapat berbicara atau mendengarkan namun secara bergantian.

3.      Full Duplex
Full Duplex atau Both Way Transmission biasa disingkat FDX merupakan channel transmisi dimana informasi data dapat mengalir dalam dua arah serentak atau dapat mengirim dan menerima data dalam waktu yang bersamaan. Komunikasi lewat telepon merupakan contoh dari tipe channel transmisi ini. Dengan telepon kita bisa berbicara sekaligus mendengarkan apa yang sedang diucapkan oleh lawan bicara.

Penutup
Oke, segitu saja yang dapat saya post kali ini, jika ada kekurangan mohon dimaafkan, semoga bermanfaat, dan sampai jumpa di post selanjutnya. Wassalam wr.wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server dengan Apache2 di Debian

[FSRM] Konfigurasi File Screening di Windows Server 2012

Wireless PTP