Setting DNS debian

Cara Setting DNS di linux debian

Gambar terkait


Halo Assalamualaikum gaes, balik lagi sama Ade disini, kembali lagi di blog amatir yang saya buat, hehe. Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan tutorial cara setting dns di linux debian. Oke tanpa basa basi lagi lets go!.

Pertama tama kalian harus sudah menginstall debian disini. Jika sudah kita login username dan password yang sudah dibuat sebelumnya.



Selanjutnya, kita masuk ke root menggunakan perintah #su kemudian masukkan password kalian.



kemudian, kita akan mengecek ip add net yang akan digunakan, caranya ketikkan perintah #ip a .


Selanjutnya ketik perintah #nano /etc/apt/sources.list, perintah ini digunakan untuk melihat file repository yang ada. Dan ketikkan perintah yang ada digambar .Jika sudah selesai tekan ctrl + x, y dan Enter.



Ketik perintah apt-get update, perintah ini digunakan untuk mendapat update.


Jika sudah, selanjutnya yaitu perintah #apt-get install net-tools perintah ini digunakan untuk menginstall perintah yang digunakan untuk mengatur jaringan. Karena disini saya sudah menginstall sebelumnya, jadi kita lanjut ya.

Kemudian kita ketikkan perintah #ifconfig yang digunakan untuk mengecek ip address.


Ketik perintah #apt-get install bind9, perintah ini digunakan untuk menginstall file bind. Kemudian tekan y. Disini saya sudah, menginstall jadi kita lanjut.

Kemudian kita masuk ke direktori bind, dengan ketikkan perintah #cd /etc/bind.



Ketik perintah #ls untuk melihat isi file bind.

Kemudian kita ketikkan perintah #nano named.conf.local dan setting seperti digambar, untuk nama domain bebas. Oh ya, disini saya mencoba membuat 2 domain. Catatan untuk zone terakhir, itu merupakan ip net yang dibalik, misal 192.168.0 menjadi 0.168.192 ya.


Selanjutnya ketikkan perintah #nano named.conf.options. Pada bagian yang terdapat garis merah isi dengan ip gateway debian kalian.




Kemudian, buat file baru diambil dari db.local caranya masukan perintah #cp db.local ade. ade disini merupakan nama file. Nama ini sesuaikan dengan nama file domain yang kalian buat pada named.conf.local tadi.

Ketikkan #nano ade disini kita mengubah localhost menjadi nama domain yang pertama saya, yaitu aderama.net, tekan ctrl+w lalu ctrl+r ketik localhost tekan enter ketik nama domain lalu enter dan tekan a untuk mengganti semua yang bernama localhost. Dan jangan lupa untuk mengganti ip nya.



Karena saya membuat 2 domain, lakukan hal yang sama juga.

Kemudian, ketik perintah #cp db.127 101. 101 adalah nama file yang baru sesuai dengan yang kalian buat di name.conf.local di bagian zone ketiga.

Jika sudah, ketik perintah #nano 101. Dan atur seperti gambar dibawah ini.



Jika sudah, masukan perintah nano /etc/resolv.conf lalu setting seperti pada gambar.


Lalu, kita akan melakukan pengecekan, caranya ketikkan #nslookup (ip kalian). Berikut tampilan jika berhasil,


Lalu cek dengan perintah dig (nama domain). Dan berikut tamplian jika sukses.





Oke, sip sekian dulu untuk postingan kali ini, maaf cuma bisa memberikan sedikit informasi ,semoga bermanfaat, maafkan jika ada kesalahan, soalnya masih amatir, dan terima kasih sudah membaca. Sampai jumpa di postingan berikutnya. Assalamualaikum. Bye! ^-^









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server dengan Apache2 di Debian

[FSRM] Konfigurasi File Screening di Windows Server 2012

Wireless PTP